Selasa, 12 Januari 2010

Nasheeder



Bismilahirahmanirahiym…

Hahaha…
Ga kuasa menahan tawa kalo lihat foto ini,,,
Lagi pada ngapai coba itu?
Ada yang tau?

Mereka lagi nashidan tuh…
Baru pertama kali kan, liat tim nasheed kaya begini?
Gak seragam, malah ada yang masih pake baju olah raga tuh, ada yang pke baju pramuka, satu orang yang pake baju koko, sisanya pake kaos oblong ada yang gambarnya bulan sabit kembar pula…
Ini lagi acara apaan ya???
Ada yang inget kita lagi bawain lagu apa???
(saya lupa…^^)
Hmm…
Kyaknya ini lagu Panggilan Suci yah?
***
Lantang t’lah terdengar panggilan suci
menyerukan jiwa muslim sejati… 2x
Sambut semangat membebaskan negri,
Tanah persada suci para nabi… 2x
Panggilan suci, bebaskan negri,
Palestina…
***
Luar biasa, perkenalan kita dengan sebuah nasheed haroki, walaupun kerap kali tanpa drum, tam-tam, atau alat perkusi lainnya, nasheed tetap nashed, tetap bisa dinikmati, menginspirasi, dan menyemangati. Bukan hanya orang yang mendangarnya, tapi juga kita yang menyanyikannya…
Anak-anak muda usia SMP, meneriakan kaliamat kebesaran Allah untuk menyemangati dirinya, unrtuk menyemangati teman-temanya, untuk mengajak perduli pada nasib saudara-saudaranya di palestina...

Bakti seorang bocah


Bismilahirahmanirrahiym….
Sore ini, untuk kedua kalinya saya menitikan air mata saat menonton berita. Pretama kali adalah saat diberitakaannya bencana Tsunami di Aceh 26 Desember 4 tahun lalu. Kali ini adalah berita yang mungkin dekat dengan kita, yang mungkin terjadi pada teman kita namun kita tidak menyadarinya, tidak mengetahuinya, atau mungkin tidak memperdulikannya.
Berita tentang perjuangan dan pengabdian seorang anak kecil berusia 8 tahun di Sumatra Barat, berjuang untuk tetap bisa hidup bersama ibunya, pengabdian kepada seorang ibu yang lumpuh, yag telah melahirkannya.
Diberitakan bahwa sejak umur 5 tahun anak ini mengurusi ibunya yang lumpuh akibat terjatuh katika dikejar-kejar ayahnya, bukan karena sedang acting film india, tapi karena sedang bertengakar. Masalahnya klasik, yaitu perihal ekonomi. Semenjak itu sang ayah tak lagi terlihat, entah kemana perginya. Kakak pertama bocah kecil ini pergi dari kampungnya untuk mencari ekerjaan, sebagai pembantu. Adik-adiknya dititipkan ke (entahlah, saya lupa kemana, mungkin keluarga atau orang lain).
Setiap hari anak kelas 1 SD itu harus merawat ibunya yang lumpuh. Memasak, mencuci, menyuapi makan ibunya, menggantikan baju ibunya, memandikan, dan tidak diragukan lagi, membersihkan kotoran ibunya. Bocah perempuan yang tak pernah terdengar keluhan dari bibirnya itu tetap tersenyum kala harus menghabiskan masa kecilnya untuk merawat ibunya, tidak untuk bermain bersama teman-teman sebayanya. Tidak untuk berlari dengan riang di taman, tidak untuk ain petak umpet, tidak untuk bermain boneka dirumah temannya,,,
Tidak,,,
Tapi untuk merawat ibunya, ibunya yang lumpuh…
Mungkin kita bertanya, darimana anak ini mendapatkan bahan makanan untuk memasak, untuk enyuapi makan ibunya yang lemah tak berdaya, yang hanya terkulai di lantai tanpa tikar…
Berkerjakah???
Tentu tidak, dia masih kecil, dia masih sekolah..
mengemis dijalan???
Bukan, bukan itu yang dilakukan..
mencuri,,,
Tidak, tidak itu yang dia kerjakan..
Hanya bergantung pada belas kasih tetangga-tetangganya…
Sungguh pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi kita,,,
Betapakah kita mengakui bahwa banyak orang-orang yang lebih menderita dari kita,
Banyak orang yang lebih sabar dari kita,,,

pelajaran apa yang dapat kita ambil???

Jumat, 08 Januari 2010

Try Out Etos Nasional

Sudah siapkah kamu menaklukan soal-soal SIMAK UI?
Ayo jajaki kemampuan kamu dalam mengerjakan soal_soal SIMAK UI pada acara Try Our Etos Nasional...
Selain Try Out, kamu juga bakal dapet pembekalan dan gambaran tentang SIMAK UI, kehidupan dunia kampus, dan beasiswa-beasiswa yang ada di UI loh...!
Ayo, jangan sampe ketinggalan...!!!
Daftarkan dirimu sekarang juga...!!!
Tiket Terbatas...!!!

Sabtu, 02 Januari 2010

http://exprivate.co.cc

Excellent Private merupakan sebuah lembaga privat yang memberikan layanan prima bagi para konsumen. lembaga yang memberikan perhatian dan bimbingan secara optimal kepada peserta didiknya, agar dapat tumbuh sebagai insan yang cerdas dan mandiri.

Program Unggulan

1. Pilihan waktu Belajar yang Fleksibel
2. Pengajar dari Mahasiswa UI yang masih aktif dan berpengalaman mengajar
3. Ada Laporan Akademik & Perencanaan Belajar
4. Achievment Motivation Training
5. Belajar Qur’an Gratis ( bonus 30 menit bagi yang mau )
6. Konsultasi Jurusan dan informasi dunia siswa
7.Paket modul belajar

Pengajar Excellent Private
merupakan Mahasiswa Universitas Indonesia dengan berbagai macam fakultas dan jurusan, berikut adalah daftar pengajar Excellent Private


Alamat

Excellent Private bersekretrariat di jalan Kapuk No.39, Pondok Cina, Depok.
Kami siap mengajar putra-putri anda, di rumah anda agar belajar terasa lebih nyaman.
Untuk menghubungi kami dapat melalui:

Telepon : 021-92143600 /
085693080124
Email : private.excellent@gmail.com

untuk info lebih lengkap bisa mengunjungi websitenya di
http://exprivate.co.cc

Rabu, 26 Agustus 2009

Bendera Palestin di lengan jakunku

Makara didiadaku warnanya buru, warnanya ungu
makara didadaku warnanya putih,
yang putih yang biru yang ungu...
yel-yel etoser jakarta waktu tens 2009 di Bogor, 4-13 agustus lalu, inilah yang teringat ketika etoser jakarta berdiskusi tentang emblem bendera palestina yang terpasantg di lengan jaket kuning (almemater kebanggan civitas Universitas Indonesia) pera aktivis dakwah kampus.

Kemarin saya mendengar seorang etoser berbicara tentang majalah yang di terbitkan di bulan-bulan penyambutan mahasiswa baru Universitas Indonesia. Majalah itu berkata bahwa mereka yang disebut aktivis dakwah kampus, lebih mencintai Palestina ketimbang Indonesia. mereka mengatakan demikian kerena melihat banyaknya para aktivis yang memasang emblem bendera palestina di lengan Jaket almamaternya.

Munculah beberapa pertanyaan dikepala saya,
benarkah mereka lebih mencintai Paletina ketimbang Indonesia?
Sangat dangkal sekali lasan mereka bila berani mengatakan itu hanya kerena dipasanganya emblem bendera palestina di almamater para aktivis dakwah...
sebab bila kita perhatikan, orang-orang yang berda di garis depan saat aksi untuk membela hak rakyat adalah mereka yang banyak memasang emblam di jaket kuningnya, termasuk bendera Palestiana. Ini adalah bukti konkrit bahwa mereka mencintai negri ini, mencintai rakyat ini, dan merindukan keadilan bagi rakyat kacil di negeri ini.
Tidak hanya rakyat kecil di negeri ini, tapi juga rakyat tertindas di negri islam lainnya, seperti di Palestina.
Saudaraku, pernahkah kita malihat orang-orang yang menggunakan simbol-simbnol satanis atau simbol-simbol yahudi berada di garis depan untuk membela rakyat kecil di indonesia?

Muncul juga pertanyaan, mengapa mereka harus apatis dengan masalah dunia islam? padahal mereka juga mengaku islam?
hanya dengan Alasan bahwa negeri ini pun masih memiliki banyak masalah?
perlu kita ketahui bahwa, negara indonesia yang merdeka secara devakto dan dejure sekarang ini, memiliki hutang budi kepada negara-negara islam. ketika Sukarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, secara devacto, indonesia memang sudah merdeka, namun secara dejure, indonesia belum di akui merdeka oleh negara-negara eropa pada waktu itu. berkat lobi seorang Tokoh islam ke negeri-negeri di Eropa dan Timur tengahlah indonesia akhirnya diakui merdeka secara dejure oleh negeri-negeri di dunia.
(kalo mau cerita lebih lengkapnya baca ndiri ya, di buku "Palestin Emang Gua Pikirin?!)

Terlebih lagi bagi umat muslim, sangat wajar bagi mereka menunjukan empati yang besar untuk palestina, karena disanalah kiblat pertama mereka, sebuah tempat yang tersebutkan dalam al-qur'an, yang menjadi salah satu simbol agama islam. Pun kewajiban untuk membantu saudara sesama muslim yang terdzolimi
.jadi, ga salah dong kalo sampe saat ini kita berbangga untuk menunjukan empati tuk Palestinas yang tengah dijajah oleh Yahudi laknatullah , dengan memasang bendera Palestina di lengan jakun?

Rabu, 24 Juni 2009

Jual tanaman hias jenis kaktus

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah ni, setelah sibuk dengan urusan di luar bisnis, ada satu lagi produk baru yang coba saya tawarkan kepada siapapun yang seneng sama kehidupan, seneng ama keindahan, dan seneng ma yang ijo-ijo...
heee...

Kali ini saya punya tanaman hias jenis kaktus yang bisa di pajang di meja belajar, sebagai hiasan di meja ruang tamu, atau terserah deh mau di taro di mana, asal jangan di jalanan...
hehe...
Bentuknya pun unik2, lucu dan menggemaskan...
pernah liat kaktus dengan bentuk kartun micy mouse?
saya sediakan untuk kalian yang senang dengan kartun tersebut...
tapi sayang saya belum punya gembarnya...
nah sebagai contoh saya upload gambar yang ini dulu nih....




NAh untuk satu kaktus plus potnya, saya pasang harga Rp.23.000,- (sudah termasuk ongkos kirim untuk pemesanan minimal 5 pot)
Oh ya, cara merawatnya gampang banget kok, tinggal di siram dengan air sesendok makan aja...
merminat?
bisa hubungi saya di 085693080124
anda pesan, kami antar...
;)

Minggu, 24 Mei 2009

Reality Show?

Bismillahirahmanirahiym...
Terlebih lagi kakek ma nenek itu ada di seberang jalan yang mobil pun rame berlalu lalang, yang sesekali menghalangi kamera dari objeknya, justru suara tukang parker yang lagi markerin mobil di tengah2 antara kamera ma si kakek nenek ntu malah ga kedengeran…
Hahaha...
(Dasar…!)
Tekkadangjuga dalam penelusuran pecarian orang (dalam acara relity show yang lain) terlihat kejanggalan, ketika menghadapi kebuntuan, ga ada lagi yang tau di mana orang yang dimaksud itu berada, tiba2 saja udah sampe rumah orang yang dimaksud atau ketemu/ngeliat di jalan..
Ada lagi yang lebih parah, kampus kita di jadiin lokasi shootingnya, ceritanya mau kuliah, mau masuk kelas, sepasang pemuda yang jadi targetnye masuknye bukan ke fakultas, tapi me MUI (Masjid Ukhuwah Islamiyah UI), mobilnya pun di parkir di lapangan parkir MUI...
Haha...
Kelas kuliah di masjid???
Yang bener ajah..?!!

Reality show?
Beneran tuh reality?
Yang katanya mengangkat kisah nyata tanpa script?
Yang katanya dilakukan tanpa editan?
Ohalaaah…
Negriku Indonesia yang indah denganberbagai potensi kekayaan alamnya..
Tapi kenapa rakyatnya banyak yang terbuai dengan acara2 reality yang ga mutu kaya gitu ya…??
Termehek-mehek…
Katanya tayangan telepisi yang paling banyak penontonnya setelah me vs mom..
Beh..
Kenapa sih kok kita seneng banget ya ngeliatin orang yang bener2 seneng bener, ngeliatin orang yang bener2 sedih bener (sampe ikutan nangis), bener2 malu bener, bener2 sakit bener, gituh…???
Seneng bener ngeliat orang yang selingkuh diselidikin berhari2 ampe ketauan selingkuh, trus dilabrak dan dipermalukan didepan umum....
Kalo aja acara ini bener2 reality, parah banget kan?
Mempermalukan orang di depan umum, disiarin lagi di tipi, di tonoton ma emak-bapaknya, ma kakek neneknye, ma sodara2nye, ma kakak n adeknye, gurunye, dosennye, semuanye deh ngeliat…
Yang lebih parah lagi ada dua orang putrid yang meminta kepada crew reality show buat nyelidikin ibunya yang selingkuh,,
Ya Allah, seorang anak berusaha memumbar aib ibu kandungya sendiri…
Na’udzubillahiminzalik…
Nah kite nih, yang ga mao dibilang asal nonton tipi,,,
Harus pinter2 milih jenis tontonan, jangan bocah kecil aja yang di larang nonton ini nonton itu, kita juga harus tetep menjaga kualitas tontonan kita...
Jangan sampe kita malah ikut menikmati dan masih menganggap hal itu terjadi tanpa rekayasa, tanpoa deitan, dan tanpa skript.
Acara2 kayak gitu masih ada di tipi karna masih ada crew tivi yang membuatnya jadi menarik, ada pemilik modal yang mendanai, ada aktor dan aktrisnye, dan yang paling-paling adalah, ada kitanye, sebagai penikmat acara2 itu...